Izzah dengan berani. Part I

Tidakkah?
Tidakkah engkau izzah dengan apa yang kau miliki?
Sebutir permata yang tidak kau gilapkan,
kau malu dengan kewujudannya.
Tidakkah kau tahu, kaulah diantara yang terpilih.
Diantara berjuta, berbilion manusia yang masih terkapai-kapai
mencari permata itu,
tidakkah engkau izzah dengannya?
Perlukah?
Perlukah kau menjadi seperti mereka?
mereka yang sebenarnya tidak punya apa-apa,
mereka yang sedang parah, mencari-cari permata itu.
namun,

mereka sangat berbangga dengan lakonan kehidupan.
adakah engkau mahu terpedaya,
dengan mereka yang sementara?
Bagaimanakah?
Bagaimanakah kalau hari ini hanya tinggal hari ini,
dan esok mungkin bukan milik kita lagi?
terlalu lewat.
sudah terlalu lewat, untuk engkau mencari semula permata itu.
Beranikanlah diri engkau,
menjadi seperti perwira yang telah syahid.
tidakkah engkau mahu memperjuangkan permata itu?
Permata istimewa yang bisa kita kongsi bersama;
yang padanya hanya ada rasa cinta, kasih dan sayang;
permata yang tidak akan pernah habis.
Izzahlah dengan dirimu.
Izzahlah dengan permata itu.
Engkau tidak perlu menjadi seperti mereka,
kerana engkau adalah jauh lebih hebat dari mereka.
# Tidak ada apa yang mustahil dalam hidup ini kalau kebergantungan kita hanya ada pada cinta Allah. Cinta yang tidak pernah(dan tidak akan) menghampakan.

Mari berinteraksi di sini. Setiap patah kata dihargai.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s