Percaya Sebelum Melihat

mickeySiapa yang tidak mengenali Walt Disney? Pereka karakter Mickey Mouse dan pembina istana khayalan terbesar di dunia, Disneyland. Kisah hidupnyanya telah ditulis dalam bukunya Rhenald Kasali. Diceritakan pada bab “Seeing is Believing” setelah Walt Disney meninggal, ada ungkapan sahabatnya kepada isteri Walt Disney: “Sayang sekali, Walt Disney tak sempat melihat apa yang dibangunnya”. Tapi kata isteri Walt Disney, “pendapat itu salah”. Jauh sebelum istana dan hasilnya karyanya selesai, Walt Disney telah melihatnya sendiri di alam idea, di alam gagasannya di dalam kepalanya.

Pada tahun 1950, Walt mempunyai impian untuk membangun taman impian bagi anak-anak. Impian Walt ini dianggap gila oleh rakan-rakan sesama pengusaha, namun Walt tetap dengan pendiriannya. Taman bermain ini akhirnya diwujudkan pada tahun 1955 di Anaheim, California. Pada waktu pembukaan, Walt mengatakan dalam ucapannya “KEJAYAAN DIMULAI KETIKA KITA MULAI MENCIPTAKAN IMPIAN JAUH KEDEPAN. DAN SAAT KITA KOMITMEN UNTUK MENCAPAI IMPIAN ITU, MAKA SELANJUTNYA IMPIAN ITU YANG AKAN MENJADI MAGNET DAN MENARIK KITA KESANA…”. Walt Disney meninggal pada tahun 1966. Namun visi dan impiannya untuk kebahagiaan anak-anak akan terus dikenang dan dinikmati oleh dunia sepanjang masa.

Kata-kata itu menunjukkan betapa keyakinan seseorang itu terhadap kejayaan membuatkan mimpinya menjadi nyata. Sekalipun dia tidak sempat melihatnya sendiri.

Ingatkah kita pada kisah luar biasa Perang Ahzab? Pada saat begitu mencekam lantaran rasa lapar dan dingin yang menusuk hingga ke sumsum tulang. Persoalannya ditambah lagi dengan pengepungan orang-orang kafir. Namun rasa suka dan gembira tetap terpancar di wajah Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Terpancar dari raut wajah mereka perasaan optimis yang besar untuk menyambut kemenangan.

Ketika baginda bersama para sahabat menggali parit, terdapat bongkahan batu yang keras sehingga mereka menyerahkannya pada Rasulullah SAW. Baginda pun memecahkan batu tersebut dengan pukulan. Pukulan Rasulullah SAW itu memercikkan api. Waktu itu baginda mengucapkan Subhanallah. Kejadian itupun berulang lagi hingga tiga kali. Hal ini menakjubkan para sahabat.

Kemudian Rasulullah SAW menceritakan bahawa tatkala muncul percikan api, terpancar gambaran istana Persia disusul dengan istana Romawi dan selanjutnya istana Mauqaqis. Baginda mengatakan sebentar lagi istana Persia menjadi milik kita, istana Romawi akan kita taklukan dan istana Mauqaqis akan kita miliki. Pernyataan tersebut disambut dengan ucapan gembira dari para sahabat, Allahu akbar wa lillahilhamd.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, betapa Rasulullah SAW telah mendidik para sahabatnya untuk berjiwa besar. Dengan jiwa besar, mereka mampu membangun keyakinan meski dalam keadaan lapar, dingin, terkepung dan mencekam. Inilah thumuhat dakwah dan tarbawiyah (obsesi dakwah dan tarbiyah). Obsesi yang luar biasa. Tidak pernah terbayangkan oleh pemikiran ramai orang ketika itu. Keadaan yang mencekam, lapar dan dingin yang menusuk. Namun keyakinan akan memperoleh kemenangan selalu bersama mereka. Kemenangan yang akan datang segera atau kemudian.

Akhirnya Islam tetap menang dalam Perang Ahzab. 3000 tentera Islam melawan 10000 tentera kafir!

Setelah kita menelusuri ISK, sehingga ke peringkat manakah keyakinan dan keimanan kita bahawa Islam pasti akan menguasai dunia kembali? Rasulullah SAW sendiri tidak sempat melihat Islam berada di puncaknya satu ketika dahulu. Namun baginda SAW tetap yakin bahawa Islam akan tetap bangkit kembali.

فلن تجد لسنة الله تبديلا

“Maka engkau tidak akan sekali-kali mendapati sunnah Allah itu berubah-ubah” [Surah Al Fatir (Yang Menciptakan), 35:43]

Katakan saja kita tak meyakini Syurga Allah. Kerana andai kita mengimaninya, pasti kita bekerja sehabis-habisnya untuk memperoleh kemanisannya.

Ayuh sahabat!

Percaya sebelum melihat. Bekerja keras untuk melihat apa yang dipercaya!

8 thoughts on “Percaya Sebelum Melihat

  1. Ada banyak perkara dalam kehidupan kita yang kita harus percaya sebelum melihat, tetapi kita bisa saja melihat tanda-tandanya untuk menambah keyakinan.

    Oh, bukankah ayat-ayat Allah itu tandanya?
    Ya, harus kerja keras. Tandanya sudah diketahui, kini tiba kita terus melangkah maju. Harus yakin dan terus usaha!

    andai tidak sempat melihat hasilnya, kita kan tetap berusaha!!
    ^_^

  2. percaya, yakin dan faham ^_^

    alangkah baik dan bertuahnya walt disney kalau dia fikir depan sket lg.. kehidupan selepas mati. ^_^

    org yg selalu igt mati, nabi golongkan dlm golongan yg bijaksana. sama2lah kita. nabi dah ajar cara nak tingkatkan motivasi diri, tinggal kita jer, nak jadi org yg berfikir ke tak.

    – tumpang conteng-

  3. Alhamdulillah…
    spt kata penulis..
    Nabi sendiri pun tak pernah lihat kegemilangan Islam tu sendiri..baginda wafat sebelum Islam dijulang seluruh dunia..
    tapi Nabi dan para sahabat yakin dgn janji Allah..

    kita pun sama..kena bekerja dari skrg..walaupun mungkin Islam hanya akan dijulang setelah 60tahun kita meninggal dunia…

    syukran!

Mari berinteraksi di sini. Setiap patah kata dihargai.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s