Remember the duck?

Manusia biasa, tiada “pangkat” maksum padanya, kerana dia bukanlah nabi. Tiada manusia yang pernah suci dari dosa. Manusia itu sebenarnya kadang-kadang dalam keadaan sedar, terus menerus meninggalkan suruhan PenciptaNya jauh di belakang, mendahulukan banyak perkara sia-sia hanya untuk kepentingan sendiri.

Saudaraku,

Hal ini terjadi tidak lain hanya kerana manusia itu takut kehilangan “harta”, “pangkat”, “keseronokan” dan segala nikmat dunia yang kelihatan indah di mata.Manusia lupa pada Tuhannya, lupa tujuan hidupnya lantaran takut kehilangan nikmat dunia. Sampai bila mahu jadi hamba pada nafsu nafsi duniawi?? Walhal, kebahagiaan dan ketenteraman yang abadi itu hanya ada pada Dia Ar-Rahman Ar-Rahim.

Saudaraku,

Dia mengawasi kita, melihat segalanya, Dia tahu apa yang zahir dan lahir dari hati hambaNya. Kasih sayangNya tidak tergambar dengan tulisan. Cukup hadith ini sebagai renungan, betapa kasih sayang Allah Taala itu tidak bertepi, tidak kira betapa jahilnya kita sekarang ini, tidak kira teruknya masa silam kita, kasih sayang Allah itu ada untuk setiap hambaNya. Terpulang pada kita mahu menyambut cinta itu, atau membiarkan huluran cinta itu tidak bersambut..

Saudaraku, Dia tidak pernah rugi bila hambaNya berpaling dariNya, bahkan kerugian terbesar itu hanya pada si hamba..pilihan di tangan kita, mahu jadi hamba yang rugi ataupun hamba yang dikasihiNya.

Dari Abu Zar r.a, katanya: “Nabi s.a.w bersabda: “Allah Azzawajalla berfirman- dalam hadith Qudsi: “Barang siapa yang datang mengerjakan kebaikan, maka baginya adalah pahala sepuluh kali lipatnya atau Aku tambahkan dan barangsiapa yang datang melakukan kejelekan, balasannya ialah kejelekan yang seperti itu atau Aku ampunkan dosanya. Barangsiapa yang mendekat padaKu sejengkal, maka Aku mendekat padaNya sehasta, barangsiapa yang mendekat padaKu sehasta, maka Aku mendekat padanya sedepa. Barangsiapa yang datang ditempatKu dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan bergegas-gegas. Barangsiapa yang menemui Aku dengan membawa kesalahan hampir sepenuh bumi, maka asalkan ia tidak menyekutukan sesuatu denganKu, tentu Aku akan menemuinya dengan pengampunan sebanyak kesalahan yang dilakukan olehnya.”(Riwayat Muslim)

Dibawah ini disertakan sebuah cerita yang dipetik dari MSMnorthwest

Semoga bermanfaat untuk semua.

ist2_2795484-white-duck-in-grass

REMEMBER THE DUCK

There was a little boy visiting his grandparents on their farm. He was given a slingshot to play with out in the woods. He practiced in the woods, but he could never hit the target. Getting a little discouraged, he headed back for dinner.

As he was walking back he saw Grandma’s pet duck. Just out of impulse, he let the slingshot fly, hit the duck square in the head and killed it. He was shocked and grieved! In a panic, he hid the dead duck in the wood pile, only to see his sister watching!

Fatima had seen it all, but she said nothing. After lunch the next day Grandma said, ‘Fatima, let’s wash the dishes.’ But Fatima said, ‘Grandma, Ahmed told me he wanted to help in the kitchen.’ Then she whispered to him, ‘Remember the duck?’ So Ahmed did the dishes.

Later that day, Grandpa asked if the children wanted to go fishing and Grandma said, ‘I’m sorry but I need Fatima to help make supper.’

Fatima just smiled and said, ‘Well, that’s all right because Ahmed told me he wanted to help.’ She whispered again, ‘Remember the duck?’ So Fatima went fishing and Ahmed stayed to help.

After several days of Ahmed doing both his chores and Fatima ’s, he finally couldn’t stand it any longer.

He came to Grandma and confessed that he had killed the duck. Grandma knelt down, gave him a hug and said, ‘Sweetheart, I know. You see, I was standing at the window and I saw the whole thing, but because I love you, I forgave you. I was just wondering how long you would let Fatima make a slave of you.’

Thought for the day and every day thereafter?

Whatever is in your past, whatever you have done… and the devil keeps throwing it up in your face (lying, cheating, debt, fear, bad habits, hatred, anger, bitterness, etc.)… whatever it is… You need to know that Allah was standing at the window and He saw the whole thing. He has seen your whole life. He wants you to know that He loves you and that you are forgiven.

He’s just wondering how long you will let the devil make a slave of you.

“The Great thing about Allah is that when you ask for forgiveness, He not, only forgives you, but He loves you. It is by Allah`s grace and mercy that we are saved.”

Go ahead and make a difference in someone’s life today. Share this
with a friend and always remember: Allah is at the window!

SUBHANALLAH. ..

3 thoughts on “Remember the duck?

  1. masyaAllah..tertusuk+tersentuh shgg ke lubuk hati..btp Allah itu sntiasa memaafkn….sdgkn kite kdgkala sbg hambaNya..kdgkala sukar utk memaafkn kslhn saudara sndiri…
    Ya Allah..ampunilah dosa2ku jua dosa2 sahabat2ku..amiinn…

Mari berinteraksi di sini. Setiap patah kata dihargai.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s